Setidaknya 6 demonstran tewas setelah pasukan keamanan Suriah menyerbu ke sebuah kompleks masjid di kota Deraa, lokasi penentang pemerintah Baath yang dipimpin Presiden Bashar al Assad.
Serangan kali ini merupakan lanjutan serangan yang dilakukan pasukan Suriah terhadap massa pengunjuk rasa anti-pemerintah di kota Deraa. Korban yang tewas dalam serangan terbaru kali ini, termasuk seorang dokter yang berusaha membantu para pengunjuk rasa yang terluka akibat protes, demikian dilansir Reuters, Rabu (23/3/2011).
Serangan ini berlangsung satu hari setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Pemerintah Suriah untuk menghentikan penggunaan kekerasan dalam mengatasi aksi protes. PBB juga menggarisbawahi perlakukan pasukan Suriah yang menggunakan amunisi organik untuk menyerang pengunjuk rasa.
Menyusul serangan terbaru ini, jumlah korban tewas akibat kekerasan yang dilakukan terhadap para pengunjuk rasa bertambah menjadi 10 orang. Selama enam hari pasukan Suriah dan pengunjuk rasa terus menghadapi konfrontasi.
Pihak pengunjuk rasa terus melakukan aksi protes menuntut Presiden Bashar al-Assad untuk turun dari jabatannya. Pendemo juga mendesak dilakukannya reformasi pemerintahan dan penyelidikan korupsi oleh pejabat negara.
Sementara mengenai serangan kali ini, pihak pemerintah menolak untuk berkomentar. Protes kali ini menjadi tantangan terbesar dari Presiden Assad setelah dirinya mengambil tampuk kekuasaan dari ayahnya Hafez al-Assad di tahun 2000.(OKZcomz)