Kantor berita Al Nashra Lebanon menulis, "Para pemimpin Hizbullah setelah mempelajari seluruh dimensi masalah, menyatakan bahwa mereka akan membalas segala bentuk upaya untuk meneror Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nasrullah dan tokoh-tokoh senior lain gerakan ini."
Sebagaimana dilaporkan IRNA dari Beirut, situs Al Nashra hari ini (Rabu,23/6) menambahkan, "Hizbullah menilai setiap upaya teror adalah melanggar resolusi yang mengakhiri pertempuran setelah perang 33 hari."
Al Nashra mengutip sumber-sumber pejabat Hizbullah, menangaskan, "Jika perang kembali berkobar, maka sama sekali tidak ada tempat aman bagi Israel. Target-target militer, keamanan dan bahkan informasi tentang para panglima militer Israel telah menjadi sasaran Hizbullah. Data itu akan selalu diperbaharui dan Hizbullah sepenuhnya siap menghadapi ancaman-ancaman Israel." (IRIB/RM/MF)